Cara Mengatasi Stres – Kalau ada kompetisi siapa manusia paling sering mengalami stres, saya yakin kita semua masuk final. Soalnya, hidup ini tidak henti-hentinya memberi kejutan—yang sialnya, lebih sering kejutan buruk ketimbang kejutan menyenangkan. Stres itu datang dalam berbagai bentuk. Mulai dari dompet yang kian menipis sebelum tanggal gajian, revisi kerjaan yang tak kunjung usai, sampai hal-hal absurd seperti sinyal WiFi yang mendadak lenyap saat Zoom meeting dengan atasan.
Stres memang sudah menjadi bagian dari kehidupan modern. Dalam sehari, kita bisa mengalami berbagai macam stres, mulai dari hal kecil seperti macet di jalan sampai tekanan besar di tempat kerja. Saya sendiri pernah mengalami hari yang rasanya seperti mimpi buruk: Pagi-pagi sudah terlambat bangun, bergegas ke kantor hanya untuk menemukan laptop kehabisan baterai. Lalu mendapati bahwa saya lupa membawa charger.
Belum selesai dengan masalah itu, tiba-tiba bos mengirim whatsapp penuh dengan revisi yang harus diselesaikan hari itu juga. Rasanya ingin menghilang ke dimensi lain saja.
Tapi, tentu saja, stres tidak akan hilang hanya dengan mengeluh. Kita perlu tahu bagaimana cara mengatasi stres agar tidak berlarut-larut. Beberapa orang memilih mendengarkan musik untuk menenangkan diri, sementara yang lain mungkin lebih suka berolahraga atau sekadar mencari hiburan di media sosial. Saya pribadi pernah mencoba berbagai cara, mulai dari meditasi hingga maraton menonton serial komedi, dan ternyata efeknya cukup membantu.
Selain itu, stres juga bisa muncul karena kurangnya keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Beberapa orang terlalu fokus pada karir hingga melupakan pentingnya waktu untuk diri sendiri. Padahal, mengambil jeda sejenak dari rutinitas bisa memberikan perspektif baru dan mengurangi tekanan. Saya sendiri pernah mengalami fase di mana saya terlalu sibuk dengan pekerjaan hingga melupakan hobi saya, dan hasilnya? Saya menjadi lebih mudah tersulut emosi dan sulit menikmati momen-momen kecil dalam hidup.
Cara Efektif Mengatasi Stres
Nah, karena stres adalah tamu tak diundang yang hobi datang kapan saja, kita butuh strategi untuk mengelolanya. Tenang, saya sudah merangkum beberapa cara yang bisa kita coba untuk mengatasi stres. Beriku ini cara efektif mengatasi stres:
1. Kenali Pemicu Stres
Sering kali kita stres tanpa tahu penyebabnya. Rasanya suntuk, hati gelisah, tapi ditanya kenapa, jawabannya malah, “Nggak tahu, tiba-tiba aja!” Nah, sebelum stres berkembang jadi penyakit hati (atau penyakit lambung), coba identifikasi pemicunya.
Bisa jadi karena pekerjaan, masalah keluarga, ekspektasi sosial, atau malah karena terlalu banyak ekspektasi terhadap diri sendiri. Dengan mengetahui sumber stres, kita bisa mencari solusi yang lebih tepat.
2. Jangan Menyepelekan Istirahat
Kita selalu berpikir bahwa produktivitas adalah segalanya, padahal kurang istirahat justru bikin kita lebih gampang stres. Kalau tubuh dan otak sudah protes, jangan dipaksa. Tidurlah lebih awal, matikan ponsel sebentar, dan biarkan diri sendiri beristirahat dengan layak. Percayalah, dunia tidak akan runtuh hanya karena kita rebahan satu jam lebih lama.
3. Ngobrol dengan Orang yang Tepat
Curhat itu seperti ventilasi. Kalau dibiarkan tertutup terus, lama-lama kita bisa sesak sendiri. Temukan orang yang bisa diajak berbicara, entah teman dekat, pasangan, atau bahkan terapis kalau memang perlu. Kadang, hanya dengan mendengar kata “Aku paham perasaanmu,” kita sudah merasa lebih ringan.
4. Coba Meditasi atau Olahraga Ringan
Saya tahu, tidak semua orang punya kesabaran untuk duduk bersila sambil mendengarkan suara ombak di aplikasi meditasi. Tapi tenang, bentuk meditasi bisa bermacam-macam. Jalan santai sore, merawat tanaman, atau sekadar menarik napas dalam-dalam juga bisa jadi terapi. Intinya, cari aktivitas yang bisa membawa ketenangan dan membuat kepala tidak terlalu penuh.
5. Beri Diri Sendiri Waktu untuk Melepas Penat
Kadang kita lupa bahwa diri kita juga butuh hiburan. Kalau stres mulai merayap, coba alihkan perhatian dengan hal-hal yang menyenangkan. Nonton film, main game, menggambar, atau sekadar memanjakan diri dengan makanan favorit bisa menjadi cara sederhana untuk mengurangi beban pikiran.
6. Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri
Kita ini manusia biasa, bukan robot yang harus selalu sempurna. Tidak apa-apa kalau sesekali merasa gagal atau butuh waktu lebih lama untuk menyelesaikan sesuatu. Jangan menyiksa diri dengan standar yang tidak realistis. Hidup ini bukan lomba lari, jadi tidak perlu selalu buru-buru.
Baca juga: Perihal Mengelola Emosi dan Mengendalikan Diri
7. Sadari Bahwa Tidak Semua Hal Bisa Dikendalikan
Ada hal-hal yang bisa kita atur, ada juga yang tidak. Stres sering muncul ketika kita berusaha mengendalikan sesuatu yang sebenarnya berada di luar jangkauan kita. Menerima kenyataan bahwa beberapa hal memang harus dibiarkan mengalir bisa membuat hidup jauh lebih tenang.
8. Lakukan Relaksasi dan Pernapasan
Salah satu cara cepat mengurangi stres adalah dengan melakukan relaksasi dan teknik pernapasan. Cobalah menarik napas dalam-dalam selama beberapa detik, tahan, lalu hembuskan perlahan. Teknik pernapasan ini membantu menurunkan kadar kortisol, hormon stres dalam tubuh, sehingga kita merasa lebih tenang.
9. Kelola Waktu dengan Lebih Baik
Stres sering kali datang karena kita merasa dikejar-kejar waktu. Coba buat jadwal yang lebih teratur dan realistis, serta berikan waktu jeda untuk istirahat di antara kesibukan. Mengelola waktu dengan baik bisa mengurangi tekanan dan memberikan perasaan lebih terkontrol terhadap hidup.
10. Menulis Jurnal atau Catatan Harian
Menulis bisa menjadi terapi yang luar biasa untuk meredakan stres. Cobalah untuk menulis jurnal tentang perasaan dan pengalaman sehari-hari. Menulis membantu kita mengorganisir pikiran, memahami emosi, dan menemukan pola penyebab stres yang bisa diatasi dengan lebih baik.
11. Mencari Aktivitas yang Membawa Kebahagiaan
Apa pun yang bisa membuat kita merasa lebih baik patut dicoba. Beberapa orang merasa lebih rileks dengan bermain musik, membaca buku, atau sekadar berjalan-jalan di taman. Cari kegiatan yang bisa membuat hati senang dan pikiran lebih jernih.
12. Jangan Lupakan Pola Makan Sehat
Pola makan yang buruk bisa memperburuk stres. Makanan bergizi seperti sayur, buah, dan protein sehat membantu menyeimbangkan hormon dalam tubuh dan menjaga energi tetap stabil. Hindari konsumsi berlebihan gula dan kafein karena bisa membuat perasaan makin gelisah.
Baca juga: Mengapa Jadi Morning Person Bisa Bikin Hidup Bahagia?
Begitulah Cara Saya Mengatasi Stres
Menghilangkan stres sepenuhnya mungkin tidak realistis, tapi mengelolanya adalah hal yang bisa kita lakukan. Hidup memang tidak mudah, tapi bukan berarti kita harus selalu tenggelam dalam tekanan. Ambil napas, beri diri sendiri waktu, dan ingat: Kadang, yang kita butuhkan hanyalah secangkir teh hangat dan pelukan dari orang-orang tersayang.



